Cacar Monyet: Hal Penting Yang Belum Dibahas

cacar monyet

Cacar Monyet, si virus yang viral!

Mengapa 1 (SATU!) kasus Cacar Monyet saja membuat gempar internet? Dari sekian banyaknya penyakit menular (contoh: influenza, demam berdarah dengue, tifoid, hepatitis, dll) yang mengancam ribuan hingga jutaan orang setiap tahunnya, mengapa MPX ini begitu heboh? Apa yang berbeda? Apakah ini berarti awal dari Planet of the Apes? Hmmm…

Yuk bahas!

Human Monkeypox (MPX) itu termasuk penyakit infeksi yang sangat langka ditemukan di luar Afrika Barat dan Tengah. Hingga saat ini, dokumentasi MPX di negara lain hanya pernah ditemukan 47 kasus di USA, 3 kasus di UK, dan 1 kasus di Israel. MPX ketat diwaspadai karena merupakan sepupu daripada Variola (VAR), atau lebih umum dikenal sebagai Smallpox. Harus diakui bahwa wabah smallpox adalah salah satu momok dan masa paling kelam kehidupan manusia. Dari sejak bertahun-tahun Sebelum Masehi hingga tahun 1800an (sekitar 12,000 tahunan), Smallpox menjadi ancaman manusia yang sangat berbahaya, yang di abad ke-20an saja merenggut sekitar 300 juta jiwa. Singkat cerita, kemenangan manusia dari Smallpox ditandai dengan eradikasi di tahun 1980 setelah kampanye vaksinasi oleh World Health Organization. Kasus terakhir Smallpox tercatat di Somalia di tahun 1977.

Kita perlu menyadari bahwa dengan perkembangan dunia yang semakin maju, teknologi yang semakin canggih, dunia yang semakin tanpa batas, ada satu dampak penting yang sangat kurang dibahas: Mudahnya Penyebaran Penyakit Menular.

Dengan perkembangan teknologi dan kemudahan mobilisasi penduduk yang dalam 30 tahun terakhir begitu pesat, kasus wabah secara global pun terus meningkat. Penularan dari orang-ke-orang, dan melalui impor ekspor hewan ternak tentu menjadi mode transmisi yang paling mudah.

Meskipun Monkeypox dalam sejarahnya tidak menular semudah dan secepat Smallpox, dengan gejala yang jauh lebih ringan. Faktor yang patut dipertimbangkan adalah mutasi genetik virus. Seiring waktu, dengan usaha manusia untuk melindungi diri, virus pun berusaha untuk berevolusi. Kalau ada yang pernah main Plague Inc mungkin paham, kurang lebih itu memang yang dilakukan oleh setiap kuman. Beberapa virus dengan materi genetik yang tidak stabil dapat bermutasi jauh lebih cepat. Contohnya, Influenza. Virus dan Bakteri sudah ada jauh sebelum manusia, dan most likely akan bertahan setelah manusia punah.

Cacar Monyet: Pentingnya Border Security

Pada blueprint laporan rapat tahunan WHO di bulan Februari 2018, para ahli membahas penyakit yang paling berpotensi menyebabkan kedaruratan Kesehatan Masyarakat (Public Health Emergency). Blueprint tersebut bisa dibaca di sini. Dalam Blueprint tersebut juga dibahas mengenai Penyakit X. Disease X ini bukan penyakit sungguhan, namun mewakili kesadaran bahwa wabah epidemi internasional yang luar biasa dapat disebabkan oleh patogen yang saat ini blm diketahui, atau existing pathogen yang bermutasi.

Peningkatan Keamanan Perbatasan (Border Security) yang signifikan, Surveilans Penyakit Menular, kecepatan diagnosis, pelaporan, serta strategi penanggulangan (mitigation and containment) sangat penting utk ditingkatkan. Terutama di negara dengan penduduk yang cukup padat seperti Indonesia.

Satu lagi hal penting yang perlu diluruskan: beredar imbauan, baik dari beberapa komunitas kesehatan maupun awam mengenai pencegahan cacar monyet. Namun permasalahannya adalah bahwa Vaksin Cacar Monyet tidak tersedia di pasaran. Meskipun vaksin Smallpox dikatakan dapat memberikan proteksi parsial (est. 85%) untuk Monkeypox / Cacar Monyet. Namun permasalahannya adalah bahwa Vaksin Smallpox tidak lagi beredar di pasaran setelah penghentian produksi pasca eradikasi Smallpox di sekitar tahun 1980an.

Tinggalkan Balasan