Cara Penyebaran Penyakit Menular

infectious diseases

Apakah kita sendirian di alam semesta ini? Jawabannya adalah tidak. Sayangnya kita tidak berbicara tentang alien, tetapi kuman dan bagaimana penyakit menular dapat dengan mudah menyebar. Sebelum adanya kehidupan manusia – atau kehidupan lainnya – organisme sel tunggal, bakteri, virus, dan mikro-organisme lainnya sudah ada. Berkembang di atmosfer bumi, terus hidup dan beradaptasi melalui transmisi cepat, bentuk tidak aktif, dan mutasi genetik, Kuman-kuman ini akan terus ada bahkan setelah umat manusia punah. Kami tidak akan pernah 100% bebas kuman, terlepas dari upaya dan kemajuan yang begitu pesat di bidang sanitasi, antiseptik, antibiotik, dll.

Penularan mikro-organisme yang menyebabkan penyakit menular tidak dapat dihindari, oleh karena itu penting untuk memperkuat sistim kekebalan tubuh kita melalui terobosan dan inovasi teknologi medis.

Kuman penyebab infeksi dapat menyebar melalui:

  • udara sebagai percikan kecil atau partikel aerosol
  • kontak dengan faeces (tinja) dan kemudian ke mulut (penyebaran feco-oral; melalui kontaminasi makanan, peralatan makan, dsb)
  • kontak kulit atau selaput lendir (lapisan lembut di dalam hidung, mulut, tenggorok, dan organ kelamin)
  • darah dan cairan tubuh lainnya (air kencing, liur, air susu, semen, dan cairan vagina).

Kuman penyebab infeksi dapat menyebar:

  • secara langsung dari orang satu ke orang lainnya; atau
  • secara tidak langsung dari kontaminasi orang sakit ke lingkungan (contoh: mainan, permukaan meja, gagang pintu, seprai, toilet, dll).

Kuman penyebab infeksi dapat memasuki tubuh melalui:

  • mulut
  • saluran napas
  • mata
  • alat kelamin
  • kulit

Beberapa penyakit infeksi dapat menyebar dengan lebih dari satu cara:

Beberapa penyakit dapat menular melalui berbagai cara. Kuman dapat disebarkan melalui kontak seksual, yang biasanya melalui semen dan cairan vagina (cairan tubuh), tetapi juga dapat terjadi melalui kontak dengan selaput lendir. Kuman dapat menyebar melalui makanan atau air. Banyak tetapi tidak semua kuman menyebar dengan cara ini melalui kontak dengan feses dan kemudian dengan mulut (faeco-oral). Kuman juga dapat menyebar dari ibu ke anaknya yang belum lahir, biasanya melalui darah (cairan tubuh) tetapi juga melalui kontak dengan kulit atau selaput lendir selama persalinan.

Diadaptasi dari National Health and Medical Research Council – Staying Healthy: preventing infectious disease in early childhood education and care services (opens in a new window), 5th Edition 2012.

Penyebaran percikan melalui udara

Beberapa kuman menyebar melalui percikan ketika orang yang terinfeksi berbicara, batuk atau bersin. Percikan tersebut mengandung agen infeksi ke udara. Karena ukurannya, percikan kuman di udara ini dapat menempuh jarak sekitar satu meter dari orang yang terinfeksi sebelum jatuh. Percikan kuman di udara mungkin dihirup oleh orang-orang sekitarnya. Penyebaran juga bisa terjadi dengan menyentuh hidung atau mulut dengan tangan yang terkontaminasi kuman.

Contoh penyakit menular yang disebarkan melalui percikan:

Penyebaran aerosol di udara

Penyebaran penyakit menular dalam bentuk aerosol memiliki partikel yang lebih mikroskopis dibanding droplet (percikan). Karena ukurannya yang lebih kecil, partikel aerosol dapat mencapai jarak yang lebih jauh dan tersuspensi di udara selama beberapa menit hingga beberapa jam. Orang disekitar dapat tertular dengan menghirup partikel aerosol ini.

Contoh penyakit menular yang disebarkan dalam bentuk aerosol

Penyebaran fecal-oral spread

Beberapa penyakit menular disebarkan ketika partikel mikroskopis dari tinja yang terkontaminasi orang sakit atau pembawa (carrier) sampai tertelan oleh orang lain. Penyebaran fecal-oral dapat terjadi secara:

  • langsung dari tangan terkontaminasi ke dalam mulut
  • tidak langsung dari tangan terkontaminasi yang menyentuh benda atau makanan lain, atau melalui vektor (serangga pembawa; contoh lalat) yang kemudian dikonsumsi oleh orang lain

Contoh penyakit menular yang disebarkan melalui tinja

  • Infeksi Campylobacter
  • Infeksi Cryptosporidium
  • Infeksi Giardia
  • Penyakit mulut, tangan, dan kaki (Flu Singapura)
  • Hepatitis A
  • Meningitis (viral)
  • Infeksi rotavirus
  • Infeksi Salmonella (Tifoid dan Paratifoid)
  • Infeksi Shigella
  • Jamur
  • Gastroenteritis viral
  • Cacing
  • Infeksi Yersinia

Penularan melalui kontak kulit dan selaput lendir

Beberapa penyakit menular dapat menyebar secara langsung dengan sentuhan kulit ataupun selaput lendir. Contoh selaput lendir adalah bagian dalam hidung, mulut, tenggorokan, dan organ kelamin.

Contoh penyakit menular yang menyebar melalui kontak kulit atau selaput lendir

  • Varicella / Cacar Air
  • Infeksi herpes simpleks
  • Konjungtivitis
  • Penyakit mulut, tangan, dan kaki (Flu Singapura)
  • Kutu Kepala
  • Molluscum Contagiosum
  • Kurap
  • Scabies
  • Impetigo
  • Infeksi Staphylococcus aureus
  • HPV (Kutil, Kanker Serviks, Kanker Penis, Kanker Mulut)
infectious disease germs on skin

Penularan melalui darah dan cairan tubuh

Beberapa infeksi yang menyebar melalui darah atau cairan tubuh lainnya seperti urin, saliva (ludah), air susu, semen (sperma), dan cairan vagina. Penyebaran melalui darah dapat terjadi baik pada pertukaran darah dalam jumlah besar seperti transfusi dan luka terbuka, maupun jumlah kecil seperti berbagi-pakai jarum suntik, pisau cukur, sikat gigi, dll.

Contoh penyakit yang menular melalui darah dan cairan tubuh lain

  • hepatitis B – darah, ludah, semen, dan cairan vagina
  • hepatitis C – darah
  • Infeksi human immunodeficiency virus (HIV) – darah, semen and cairan vagina, air susu ibu
  • cytomegalovirus (CMV) infection – ludah, air susu ibu, semen and cairan vagina, urin
  • glandular fever – ludah

Cara lain penyebaran penyakit menular

Penyebaran melalui kontak seksual

Kontak seksual artinya terjadi pertukaran kuman antara

  • organ kelamin ke organ kelamin
  • organ kelamin ke mulut
  • organ kelamin ke anus

Contoh penyakit menular seksual / infeksi menular seksual

  • infeksi chlamydia
  • genital herpes
  • genital warts
  • gonore
  • hepatitis B
  • human immunodeficiency virus (HIV) infection
  • non-specific urethritis (NSU)
  • kutu
  • sifilis
  • trichomoniasis.

Penularan melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi

Penyakit-penyakit ini disebabkan oleh konsumsi air atau berbagai makanan yang terkontaminasi oleh kuman penyebab penyakit atau racunnya. Seringkali infeksi ini juga menyebar melalui rute fecal-oral.

infectious diseases contaminated water

Contoh penyakit menular yang menyebar melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi:

  • Botulism
  • Campylobacter
  • Kolera
  • Cryptosporidium
  • haemolytic uraemic syndrome
  • Listeria
  • Salmonella
  • Shigella
  • typhoid and paratyphoid
  • Yersinia.

Penularan vertikal dari ibu ke janin

Beberapa infeksi dapat menyebar melalui plasenta dari seorang ibu ke anaknya yang belum lahir atau selama persalinan, atau keduanya.

Contoh penyakit menyebar dari ibu ke anak dengan cara ini:

  • varicella / cacar
  • hepatitis B
  • rubella
  • HIV

Apakah artikel tersebut bermanfaat untuk anda? Apabila iya, mohon sebarkan ke orang yang menurut Anda membutuhkannya. Jangan lupa subscribe ke VaxMail.

VaxMail Signup!

VaxMail is how we connect personally. Receive Disease Prevention tips, Special Deals, and Personalized Content that are just not anywhere else.

Please wait...

Thank you for signing up!

One comment on “Cara Penyebaran Penyakit Menular

Tinggalkan Balasan